Pages

Showing posts with label TNI. Show all posts
Showing posts with label TNI. Show all posts

August 27, 2015

Corn Expo

Pada musim tanam jagung tahun 2015 ini penyakit bulai menjadi kendala besar bagi petani dalam budidaya tanaman jagung. Untuk memberikan edukasi bagi petani di wilayah Kecamatan Purowasri, PT. Bayer Indonesia bekerjasama dengan BPP Purwoasri mengadakan Corn Expo pada tanggal 26 Agustus 2015 bertempat di Lapangan Desa Bulu Kecamatan Purwoasri.

Camat Purwoasri (Dua dari kiri) dan Kepala Desa Bulu (Paling Kiri) sedang melihat lokasi Corn Expo.


Pada Corn Expo ini diberikan penjelasan tentang budidaya tanaman jagung yang baik dan aman mulai dari perlakuan benih (seed treadment) untuk mencegah penyakit bulai dan hama lalat bibit, penggunaan herbisida, insektisida dan fungisida yang aman dan efisien. Selain itu petani diajak kunjungan lapang untuk melihat langsung dan membandingkan keadaan tanaman dengan perlakuan dari PT. Bayer Indonesia dan tanaman kontrol setelah itu petani diajak berdiskusi mengenai permasalahan yang dihadapi ketika melakukan budidaya jagung.

Setelah mengikuti Corn Expo ini diharapkan petani mengetahui dan mempraktekkan budidaya jagung yang baik, aman dan bebas dari bulai sehingga dapat berkontribusi dalam mendukung swasembada jagung nasional.

June 23, 2015

UBINAN GPPTT PADI


Salah satu upaya Pemerintah Indonesia melalui Kementrian Pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan pada tahun 2017 adalah dengan Gerakan Penerapan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPPTT). Pada tahun 2015 Kecamatan Purwoasri melaksanakan GPPTT Padi pada musim kedua (gadu) seluas 500 Ha dengan pelaksana 20 kelompoktani di 10 desa dalam wilayah Kecamatan Purwoasri.

Danramil Purwoasri sedang menyaksikan proses ubinan.
Akhir dari kegiatan GPPTT padi dilakukan ubinan untuk mengetahui hasil panen tanaman padi. Pada hari Selasa 23 Juni 2015, kelompoktani Sekarsari Desa Woromarto Kecamatan Purwoasri bersama BPP Purwoasri, Mantri Tani, Koordinator Statistik Kecamatan dan Koramil Purwoasri melakukan ubinan pada lahan padi jajar legowo 2:1 yang telah menguning siap untuk dipanen. Hasil dari ubinan dengan petak 2,5 x 2,5 meter persegi diperoleh seberat 5.05 kg dengan jumlah rumpun 148. Untuk mengetahui hasil produksi per hektar dihitung dengan rumus sebagai berikut : 5.05 x 1600 x 0,8 (toleransi pematang sawah+kadar air) = 6,46 ton/ha. Hasil tersebut cukup baik mengingat pada saat musim tanam padi kedua (gadu) banyak ancaman serangan hama penyakit mulai dari penggerek batang sampai potong leher dikarenakan cuaca dengan kelembaban tinggi sangat mendukung perkembangbiakan hama dan penyakit tanaman padi. Semoga dengan hasil tersebut bisa berkontribusi dalam mendukung program swasembada pangan Pemerintah Indonesia.

Buku pedoman dalam melaksanakan ubinan.